Inilah Lev Yashin, Kiper Rusia yang Menjadi Poster Piala Dunia 2018

Sejak poster Piala Dunia pertama dirilis pada tahun 1930, poster-poster yang unik terus bermunculan mewarnai Piala Dunia di tahun-tahun berikutnya. Tak terkecuali, poster Piala Dunia 2018 yang bergaya retro serta berlatar kuning gelap dan hijau. Namun, yang paling menarik perhatian dari poster tersebut adalah gambar seorang pria berpakaian hitam yang sedang menggapai bola. Siapakah dia sebenarnya?

Lev Yashin Poster
Source: fifa.com

Pria dalam poster Piala Dunia 2018 tersebut tak lain dan tak bukan adalah Lev Yashin. Pria bernama lengkap Lev Ivanovich Yashin ini disebut sebagai penjaga gawang terhebat dalam sejarah sepak bola dunia. Sang kiper Uni Soviet legendaris ini lahir pada tanggal 22 Oktober 1929 di Moskwa. Ia terlahir dalam keluarga pekerja industri.

Lev Yashin - Ballon d'or
Source: russianfootballnews.com

Kesehatannya yang memburuk pada usia 18 tahun membuat Yashin dikirim ke sebuah pabrik militer di Moskwa. Di sanalah klub Dynamo Moscow tertarik dengan Yashin dan mengundangnya untuk bergabung dalam tim muda mereka. Ia berkarier sebagai pemain sepak bola profesional bersama Dynamo Moscow pada tahun 1950 hingga 1970 dan memenangkan berbagai kejuaraan saat itu.

Yashin dipanggil untuk bermain bersama tim nasional Uni Soviet pada tahun 1954. Salah satu keunggulannya adalah menghalau bola dengan cara-cara yang unik, seperti memukul dan menggiring bola. Lev Yashin sangat berani dan mahir mengendalikan bola dan kotak penalti. Hal inilah yang membuat Yashin menjadi pelopor kiper modern. Banyak juga yang menjulukinya sebagai penjaga gawang sekaligus libero tim Dynamo Moscow.

Lev Yashin pernah bermain tiga kali berturut-turut pada Piala Dunia tahun 1958, 1962, dan 1966. Walaupun Yashin tak pernah menenangkan timnas Uni Soviet di Piala Dunia, ia telah berhasil membawa timnasnya menuju semifinal pada Piala Dunia 1966. Selama turnamen Piala Dunia, kiper yang menjadi legenda itu pernah mencetak empat clean sheet dari 12 pertandingan yang dimainkannya saat itu.

Yashin mendapat julukan dari khalayak, yaitu ‘Laba-laba Hitam’ atau ‘Harimau Kumbang Hitam’. Hal ini dikarenakan kemampuan Yashin yang cemerlang sebagai kiper timnya, seakan ia memiliki banyak tangan seperti laba-laba. Kelincahan dan akurasinya dalam menjaga gawang dari lawan juga membuat Yashin tampak seperti harimau kumbang. Selain itu, kata ‘hitam’ dari julukannya diperoleh dari penampilan Lev Yashin yang selalu memakai pakaian serba hitam di setiap pertandingan.

Lev Yashin GK
Source: youtube.com

Prestasi-prestasi gemilang yang pernah dicetak oleh Lev Yashin di antaranya, yaitu ia pernah menggagalkan 150 penalti fenomenal semasa kariernya, hanya pernah kebobolan sebanyak 100 kali di pertandingan resmi, dan telah melakukan 270 kali clean sheet. Ia telah bermain untuk Dynamo Moscow sebanyak 326 pertandingan selama dua dekade. Adapun untuk tim nasional Uni Soviet, Lev Yashin telah ikut andil dalam 78 kali pertandingan.

Karena kehebatan dan kepiawaiannya, Yashin memperoleh banyak penghargaan. Ia adalah satu-satunya kiper yang pernah memenangkan penghargaan Ballon d’Or di tahun 1963. Di tahun yang sama, Lev Yashin juga mendapat penghargaan bergengsi yaitu European Player of the Year.

Pertandingan terakhir dari pria dengan tinggi 189 cm ini adalah pada tahun 1971, saat laga testimonial FIFA diadakan di Stadion Lennin, Moskwa. Perpisahan Lev Yashin dihadiri oleh 100.000 penggemarnya. Setelah itu, Yashin menghabiskan masa pensiunnya sebagai atlet dengan menjadi bagian administratif di Dynamo Moscow selama 20 tahun.

Namun, pada tahun 1986, Lev Yashin terkena tromboflebitis (pembengkakan pada pembuluh balik atau vena) di kakinya dan menyebabkan kaki Yashin harus diamputasi. Kemudian, kiper legendaris dunia tersebut meninggal karena kanker lambung pada tanggal 20 Maret 1990 di usia 60 tahun.

Nah, setelah mengetahui latar belakang dan siapa sebenarnya seorang Lev Yashin, tak heran jika kiper brilian tersebut dijadikan sebagai ikon dari poster Piala Dunia 2018. Dari kisah hidup Lev Yashin, tentunya banyak orang yang terinspirasi dan tertarik untuk berprestasi seperti dirinya.

3 Pemain Kandidat Peraih Golden Ball Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 sudah di depan mata. Bagi pencinta sepak bola pastilah tidak akan melewatkan performa apik para pemain kesayangan. Di samping itu, tentu saja Anda penasaran siapa kira-kira peraih golden ball tahun ini?

Golden Ball atau sering disebut bola emas merupakan penghargaan bergengsi di dunia sepak bola. Dikenal pula dengan nama penghargaan Baloon d’Or dalam bahasa Prancis. Penghargaan ini digagas pertama kali tahun 1952 oleh Gabriel Hanot, penulis majalah France Football. Harnot meminta rekan-rekannya, para wartawan untuk memilih pemain terbaik sepak bola Eropa. Sampai sekarang, golden ball menjadi penghargaan per tahun yang diberikan kepada pemain sepak bola terbaik dunia.

Awalnya, France Football mengeluarkan daftar 30 kandidat pemain sepak bola dengan prestasi gemilang sepanjang tahun 2018. Kemudian, jumlah tersebut akan dipersempit hingga tersisa 3 kandidat. Selanjutnya, tugas para wartawan olahraga sepenjuru dunia dimulai. Mereka akan memilih satu pemain sepak bola terbaik sebagai penerima penghargaan golden ball 2018.

Berikut ini tiga nama yang berpeluang paling besar menggenggam trofi golden ball 2018. Apakah nama pemain bola profesional kesayangan Anda masuk?

1. Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo - Portugal
Source: skysports.com

Kandidat terkuat pertama dipegang oleh Cristiano Ronaldo. Bintang Real Madrid itu memang patut dijuluki raja bertahan pemegang penghargaan golden ball. Sepanjang kiprahnya di dunia sepak bola, Ronaldo telah menerima lima kali trofi golden ball. Trofi berbentuk bola berwarna emas itu pertama didapatkannya di tahun 2008. Kemudian berlanjut di tahun 2013, 2014, 2016, dan 2017.

Prestasi Ronaldo sepanjang musim 2016 sampai 2017 dapat dibilang sangat menawan. Mengikuti 46 laga berbagai kompetisi, pemain berparas tampan itu berhasil mencetak 42 gol, ditambah 12 assist. Walaupun, di musim ini Ronaldo baru berhasil mencetak 16 gol ditambah tiga assist, itu bukan masalah. Lagi pula, lelaki berusia 32 tahun itu baru mengikuti 22 pertandingan, masih ada puluhan pertandingan yang akan diikutinya.

Dengan demikian, kemungkinan besar Ronaldo akan meraih kembali penghargaan golden ball pada musim ini.

2. Lionel Messi

Lionel Messi - Argentina
Source: premiumtimesng.com

Kandidat terkuat kedua dipegang oleh Lionel Messi. Bintang besar dari Barcelona itu tidak mau kalah dari rivalnya, Ronaldo, dalam mengoleksi penghargaan golden ball. Pemain berkebangsaan Argentina itu berhasil menyabet lima penghargaan golden ball pada tahun 2009, 2010, 2011, 2012, dan 2015.

Kiprahnya di dunia sepak bola dimulai sejak 2004 ketika ia resmi menjadi pemain unggulan Barca. Pemain berusia 30 tahun ini selalu bersinar di lapangan hijau dan memiliki banyak penggemar. Prestasinya di awal 2017-2018 juga tidak perlu diragukan lagi. Dalam Liga Spanyol musim ini, ia berhasil mencetak 15 gol dan tujuh assist. Sehingga membuat Barca bertahan di puncak klasemen selama pekan ke-17 dengan meraih 45 poin.

  1. Neymar Jr
Neymar Jr. - Brasil
Source: quora.net

Kandidat terkuat ketiga dipegang pemain muda bernama Neymar Jr. Pada awal kiprahnya di dunia sepak bola, Neymar de Silva Santos Junior bergabung bersama Barcelona. Akan tetapi, pemain berusia 25 tahun ini memutuskan keluar dari klub besar tersebut, dan bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer musim panas 2017. Tidak tanggung-tanggung, kepindahannya membuat Nyamar tercatat sebagai pemain termahal di dunia. Sebab, nilai transfer pemain ini, jika dihitung dengan rupiah, sekitar Rp. 3,4 triliun.

Berbagai prestasi gemilang diperlihatkannya di lapangan hijau menjadi bukti bahwa Nyamar pantas menjadi pemain termahal dunia. Di musim perdananya ini, ia telah mengikuti 14 pertandingan dalam Liga Prancis 2017-2018  dengan menyumbang 11 gol ditambah 10 assist. Bukti lainnya adalah prestasi Nyamar di Liga Champions 2017-2018 dalam enam laga, ia berhasil mencetak enam gol ditambah empat assist.

Menerima trofi golden ball menjadi bukti pencapaian spektakuler bagi seorang pesepak bola profesional dunia. Di musim Piala Dunia 2018 ini, akankah pemain favorit Anda berhasil mendapatkannya?